Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Februari 2011

Riedl Fokus Tingkatkan Fisik Timnas


"Fisik pemain mungkin bisa membuat perbedaan antara kedua tim," kilah Riedl.

Pelatih Alfred Riedl fokus meningkatkan fisik pemain tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade jelang leg pertama Pra-Olimpiade melawan Turkmenistan.

Pada latihan yang berlangsung di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Selasa 15 Februari 2011 pagi, baru 19 pemain yang bergabung dalam camp. Belum tampak tiga pemain Sriwijaya FC, Oktovianus Maniani, Gunawan Dwi Cahyo dan Rachmat Latif.

Satu pemain yang masih belum bisa menjalankan latihan bersama tim adalah pemain keturunan Ruben Wuarbanaran. Ruben masih menjalani latihan terpisah.

Latihan pagi tadi menitikberatkan kepada peningkatan fisik jelang leg pertama Pra-Olimpiade melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 23 Februari 2011 mendatang.

Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengaku peningkatan fisik pemain setelah libur beberapa hari sangat penting. Bahkan Riedl menilai fisik prima bisa menjadi salah satu faktor sukses Yongki Aribowo dan kawan-kawan saat melawan Turkmenistan.

"Fokus latihan pagi ini adalah latihan fisik dengan bola. Ini suatu yang berat bagi pemain, tapi kami harus membenahi fisik kami," ujar Riedl usai menggelar latihan.

"Karena dalam 10 hari ke depan, fisik pemain mungkin bisa membuat perbedaan antara kedua tim," tambah Riedl.

Pola latihan pagi tadi lebih banyak dilakukan dengan dribel bola, kerjasama satu-dua, umpan silang hingga ditutup dengan penyelesaian akhir.

Ke-19 pemain yang sudah bergabung dengan tim adalah:

Kurnia Meiga, Muhamad Ridwan, Andritani Ardiyasa, Aris Alfiansyah, Rishadi Fauzi, Titus Bonai, Engelberd Sani, Dendi Santoso, David Laly, Ahmad Farizi, Egi Melgiansyah, Septia Hadi, Yongki Aribowo, Safri Umri, Diaz Angga Putra, Johan Yoga, Nasution Karubaba, Ruben Wuarbanaran.

sumber : VIVAnews

Trio Sriwijaya Belum Latihan, Riedl Santai


Riedl sedikit mengkhawatirkan kondisi Rachmat Latif.

Absennya trio Sriwijaya FC, Oktovianus Maniani, Gunawan Dwi Cahyo dan Rachmat Latif, di latihan tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade hingga saat ini tidak membuat pelatih Alfred Riedl panik.

Setelah mendapat tiga hari libur, timnas Indonesia Pra-Olimpide kembali menggelar latihan kemarin, Senin 14 Februari 2011. Namun hingga latihan pagi tadi, Selasa 15 Februari 2011, ketiga pemain Sriwijaya tersebut belum tampak di tempat latihan.

Kondisi ini tidak membuat Riedl panik, pasalnya pelatih asal Austria itu sudah mengetahui kabar ketiga pemain Laskar Wong Kito tersebut.

"Anak Okto sedang sakit, jadi kami beri dia libur satu hari lagi. Dia akan datang nanti malam," ujar Riedl usai latihan pagi di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Selasa 15 Februari 2011.

"Gunawan sudah ada di hotel. Dia sedang tidak fit, dia sedikit sakit. Tapi dia mungkin sudah bisa berlatih besok sore," lanjut Riedl menjelaskan situasi Gunawan.

Tapi Riedl sedikit mengkhawatirkan kondisi Rachmat Latif. "Rachmat akan datang ke sini Jumat (18/2), karena dia harus menjalani operasi di gigi atau lidah atau apa saya kurang tahu," kilah Riedl.

"Dengan Rachmat kami punya masalah, karena jika dia datang Jumat, dia mungkin tidak siap untuk pertandingan Rabu depan (melawan Turkmenistan). Kita mungkin berlatih dengan satu atau dua bek tengah di camp," pungkas Riedl.

Gunawan dan Rachmat adalah dua bek tengah yang kemungkinan besar akan menjadi andalan Riedl saat menghadapi Turkmenistan. Selain kedua pemain Sriwijaya tersebut, Riedl masih memiliki Septia Hadi yang juga berposisi sebagai bek tengah.

sumber : VIVAnews

Timnas Pra-Olimpiade Takkan Gelar Ujicoba


"Kami hanya akan melakukan game saat latihan karena itu lebih aman," papar Riedl.

Tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade dipastikan tidak akan menggelar ujicoba lagi hingga laga leg pertama Pra-Olimpiade melawan Turkmenistan, 23 Februari 2011.

Setelah batal melakoni ujicoba melawan tim Liga Super Indonesia (ISL), Persija Jakarta, timnas Indonesia Pra-Olimpiade dikabarkan akan menjajal kekuatan timnas Singapura U-23.

Namun, Riedl memastikan Kurnia Meiga dan kawan-kawan tidak akan melakoni ujicoba hingga leg pertama Pra-Olimpiade melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Riedl mengambil keputusan ini untuk menghindari kemungkinan cedera pemainnya. Pasalnya, sejumlah pemain sempat mengalami cedera sebelum keberangkatan ke Hongkong, pekan lalu.

"Tidak akan ada pertandingan. Kami tidak akan menjalani pertandingan. Kami hanya akan melakukan game saat latihan karena itu lebih aman," ujar Riedl usai latihan pagi di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Selasa 15 Februari 2011.

Hingga saat ini pemain keturunan Ruben Wuarbanaran yang masih berkutat dengan cedera hamstring. Selebihnya, Riedl tidak memiliki masalah serius.

"Kami (sempat) punya banyak pemain yang cedera, dan untungnya saat ini tidak ada cedera yang serius, kecuali Ruben. Tapi Ruben juga akan absen di pertandingan nanti. Jadi saat ini kondisi tim cukup bagus," kilah Riedl.

Timnas Indonesia Pra-Olimpiade baru dua kali menjalani ujicoba, yakni saat ditahan imbang Pelita Jaya U-21+ dan menang besar 4-1 atas Hongkong U-23.


sumber : VIVAnews

Riedl Buta dengan Kekuatan Turkmenistan


Di Asian Games 2010, Turkmenistan sukses melangkah ke babak 16 besar.

Pelatih tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade Alfred Riedl mengaku buta kekuatan Turkmenistan jelang leg pertama Pra-Olimpiade di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 23 Februari 2011.

Riedl mengaku belum pernah melihat permainan timnas Turkmenistan U-23. Pelatih asal Austria itu menegaskan ofisial tim tidak memiliki video pertandingan tim dari Asia Tengah tersebut.

Satu-satunya informasi mengenai kekuatan Turkmenistan didapat Riedl dari internet. Riedl menilai Turkmenistan memiliki tim yang bagus, itu ditunjukkan tim yang berjuluk The Green Man itu saat Asian Games 2010 di Guangzhou, China.

"Hingga saat ini kondisi tim tidak ada masalah berarti. Kami siap bertanding. Namun, kami belum tahu kekuatan Turkmenistan. Yang pasti mereka punya pemain yang lebih tinggi dan kuat. Mereka bermain bagus saat di Guangzhou kemarin," ujar Riedl usai latihan sore di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Selasa 15 Februari 2011.

"Kami belum pernah melihat rekaman pertandingan mereka. Tapi, kami bisa mendapat informasi mengenai tim mereka melalui internet. Mungkin kami bisa lebih bagus dari mereka, tapi saya belum tahu pasti. Yang pasti mereka lebih tinggi," lanjut Riedl.

Di Asian Games 2010, Turkmenistan sukses melangkah ke babak 16 besar sebelum akhirnya dikalahkan Thailand 0-1 melalui perpanjangan waktu. Di babak grup, Turkmenistan mengalahkan Vietnam 6-2, imbang 1-1 melawan Bahrain dan tumbang 4-1 dari Iran.

Timnas Indonesia Pra-Olimpiade sendiri baru menjalani dua ujicoba melawan Pelita Jaya U-21+ dan Hong Kong. Yongki Aribowo dan kawan-kawan hanya bermain imbang 1-1 melawan Pelita Jaya U-21+ dan menggebuk Hong Kong 4-1.

sumber : VIVAnews

Sabtu, 09 Oktober 2010

Lorenzo Rebut Pole di Sepang


Lorenzo tinggal membutuhkan tujuh poin untuk menjadi juara dunia MotoGP di Sepang.
Impian Rider FIAT Yamaha Jorge Lorenzo untuk menjadi juara dunia MotoGP musim ini semakin mendekati kenyataan setelah merebut pole di MotoGP Malaysia, Sabtu 10 Oktober 2010.

Lorenzo, yang hanya membutuhkan posisi kesembilan untuk meraih gelar juara dunia di Sirkuit Sepang, berhasil mengalahkan Nicky Hayden dalam perebutan pole. Dengan catatan waktu terbaik 2 menit 01,537 detik, Lorenzo unggul 0,100 detik atas Hayden.

Posisi ketiga diraih rider Repsol Honda Andrea Dovizioso, disusul Ben Spies dan Casey Stoner. Valentino Rossi yang sempat berada di posisi ketiga, harus puas memulai balapan dari tempat keenam.

Rider Tech 3 Colins Edwards ada di posisi ketujuh, di depan duo Suzuki, Alvaro Baustita dan Loris Capirossi. Marco Melandri (Gresini Honda) melengkapi posisi sepuluh besar untuk balapan di Sepang besok, Minggu 11 Oktober 2010.

Lorenzo sendiri tinggal membutuhkan tujuh poin untuk merengkuh gelar juara dunia MotoGP 2010. Dengan torehan 304 poin, posisi Lorenzo sudah tidak mungkin dikejar Dani Pedrosa yang harus absen di Sepang karena cedera tulang selangka.

Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia:

1. Jorge Lorenzo Yamaha 2m01.537 detik
2. Nicky Hayden Ducati 2m01.637d + 0.100d
3. Andrea Dovizioso Honda 2m01.829d + 0.292d
4. Ben Spies Tech 3 Yamaha 2m01.993d + 0.456d
5. Casey Stoner Ducati 2m02.023d + 0.486d
6. Valentino Rossi Yamaha 2m02.030d + 0.493d
7. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 2m02.097d + 0.560d
8. Alvaro Bautista Suzuki 2m02.394d + 0.857d
9. Loris Capirossi Suzuki 2m02.522d + 0.985d
10. Marco Melandri Gresini Honda 2m02.624d + 1.087d
11. Marco Simoncelli Gresini Honda 2m02.690d + 1.153d
12. Aleix Espargaro Pramac Ducati 2m02.723d + 1.186d
13. Randy de Puniet LCR Honda 2m02.775d + 1.238d
14. Hiroshi Aoyama Interwetten Honda 2m02.778d + 1.241d
15. Hector Barbera Aspar Ducati 2m02.928d + 1.391d
16. Mika Kallio Pramac Ducati 2m04.167d + 2.630d

sumber : VIVAnews

Rebut Pole, Lorenzo Justru Pesimistis Menang


Lorenzo mengaku hanya ingin mengamankan poin tanpa memikirkan kemenangan.

Jorge Lorenzo tidak yakin bisa meraih kemenangan di MotoGP Malaysia, Minggu 11 Oktober 2010, meski rider FIAT Yamaha ini meraih pole di Sepang.

Hanya butuh finis di posisi sembilan dan meraih tujuh poin untuk menjadi juara dunia MotoGP, Lorenzo semakin memuluskan jalannya setelah merebut pole pada babak kualifikasi, Sabtu 10 Oktober 2010.

Namun, memulai balapan di posisi pertama tidak membuat Lorenzo yakin bisa meraih kemenangan di Sepang. Rider 23 tahun ini mengaku hanya ingin mengamankan poin tanpa memikirkan kemenangan.

"Saya sangat ingin mendapatkan pole hari ini karena saya tahu besok akan jadi pertarungan yang sulit untuk mendapatkan kemenangan. Momen itu sudah datang, momen yang penting dalam karir saya," ujar Lorenzo seperti dikutip Autosport.

Lorenzo juga menjadi yang tercepat pada latihan bebas kedua. Namun, Lorenzo harus bekerja keras mendapatkan pole dengan mengalahkan Nicky Hayden di akhir kualifikasi.

"Saya berusaha maksimal. Kami masih punya beberapa masalah dengan motor yang harus kami pecahkan, tapi kami melakukan lap yang bagus dan besok memulai balapn dari posisi terbaik," pungkas Lorenzo.

sumber : VIVAnews

Kamis, 07 Oktober 2010

Rossi Tegaskan Tak Mau Diatur Yamaha


Yamaha mengeluarkan sinyal kalau duel Rossi-Lorenzo seperti di Jepang takkan terjadi lagi.

Duel seru terjadi antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Sirkuit Motegi, Jepang, akhir pekan lalu. Kedua pembalap Yamaha ini beradu cepat memperebutkan posisi tiga di ajang MotoGP Jepang.

Dua lap terakhir berlangsung menegangkan. Sebab Rossi dan Lorenzo sempat bersentuhan di atas motor yang melaju di kecepatan 300 km/jam. Buat Rossi persaingan itu berakhir indah karena dialah yang menempati posisi tiga. Namun Lorenzo malah mengeluhkan apa yang dilakukan oleh Rossi.

Sikap Lorenzo inilah yang akhirnya disesalkan oleh Rossi."Saya kaget dia (Lorenzo) kesal. Saya menyaksikan balapan itu di TV, dan gila, itu balapan hebat dengan beberapa overtaking yang sulit," kata Rossi seperti dilansir MCN, Kamis 7 Okotber 2010.

"Saya agresif, tapi dia juga begitu. Kami berdua agresif, tapi itu lap terakhir dan Anda berjuang untuk podium," tambahnya lagi.

Selain dikeluhkan Lorenzo, Rossi juga 'ditegur' oleh tim Yamaha. Untuk MotoGP Sepang yang dijadwalkan berlangsung 10 Oktober nanti, Yamaha berjanji tidak ada lagi 'duel' Rossi-Lorenzo.

Namun Rossi tidak menampik kalau duel itu menjadi tontonan menarik di timnya. Bahkan sebelum naik podium, Rossi diberi ucapan selamat orang para crew tim Yamaha.

"Saya bilang pada Yamaha? Anda mengharap apa? Saya finish belakangan? Kalau memang begitu lebih baik saya tinggal saja di rumah," jawab Rossi.

sumber : VIVAnews

Lorenzo Puasa Bicara soal Rossi


"Saya tidak mau bicara soal apa yang terjadi di masa lalu," kata Lorenzo.

Balap menegangkan antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang terjadi akhir pekan lalu di Sirkuit Motegi, Jepang, masih hangat dibicarakan. Bahkan pertanyaan soal 'duel' ini menjadi topik utama saat jumpa pers sebelum MotoGP Malaysia berlangsung, Kamis 7 Oktober 2010.

Namun tidak seperti Rossi yang vokal menyuarakan pikirannya, Lorenzo mengambil sikap sebaliknya. Lorenzo enggan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan duel tersebut.

"Apa yang terjadi di Jepang? Oh iya, saya perpanjang kontrak dua tahun bersama Yamaha," kata Lorenzo menyebut kejadian yang berlangsung sehari sebelum duel terjadi.

"Saya tidak mau bicara soal apa yang terjadi di masa lalu," kata Lorenzo lagi seperti dilansir MCN.

Duel berakar dari perebutan tempat ketiga antara Rossi dan Lorenzo di MotoGP Jepang, Minggu 3 Oktober 2010. Lorenzo yang di awal balap sempat menempati peringkat tiga, disalip Rossi sejak lap keenam.

Di dua lap terakhir, kedua pembalap ini tampil ngotot. Beberapa kali terlihat kalau Rossi dan Lorenzo bergesekan satu sama lain di atas motor yang melaju kencang.

Namun di tikungan terakhir Rossi bisa mempertahankan posisinya dan finish di peringkat tiga. Selepas balapan, The Doctor -julukan Rossi- menyatakan 'menikmati' duel sengit dengan Lorenzo. Sementara kubu Lorenzo mempertanyakan sikap Rossi yang dinilai membahayakan rekan setimnya sendiri.

sumber : VIVAnews

Ducati Siapkan Motor Istimewa buat Stoner


Tiga kali naik podium di tiga balap terakhir membuat kubu Ducati tersenyum puas.

Tiga kali naik podium di tiga balap terakhir membuat kubu Ducati tersenyum puas. Apalagi satu dari tiga podium tersebut menghasilkan juara pertama buat Casey Stoner.

Akhir pekan lalu di Sirkuit Motegi, Jepang, Stoner menjadi yang tercepat mengalahkan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Hasil ini membuat Ducati kembali mempersiapkan motor cepat buat Stoner di MotoGP Malaysia pada Minggu 10 Oktober nanti.

"Casey dalam penampilan terbaiknya, jika kami kembali bisa memberinya motor yang kompetitif maka dia bakal di jajaran depan lagi pada Minggu nanti," kata Manajer Tim Ducati Vittoriano Guareschi seperti dilansir Paddock Talk, Jumat 8 Oktober 2010.

Stoner sendiri menyatakan kalau Sirkuit Sepang, Malaysia, cukup berbeda dari Sirkuit Motegi. Sebab, sirkuit yang disebut pertama tidak membutuhkan kerja keras dari motor. Sedangkan di Motegi, Stoner bersama Ducati harus bekerja keras menstabilkan motor.

"Tapi kita berharap saja mudah-mudahan motor kami bekerja dengan baik di sana (Sepang)," ujar Stoner.

sumber : VIVAnews

Selasa, 05 Oktober 2010

Yamaha: 'Perang' Motegi Takkan Terjadi Lagi


Jarvis menegaskan Lorenzo tidak meminta Yamaha menghukum Rossi.

Managing director Yamaha, Lin Jarvis, menegaskan pihaknya akan memastikan pertarungan antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo seperti di MotoGP Jepang tidak akan terjadi lagi.

Rossi dan Lorenzo sempat dua kali bersenggolan ketika memperebutkan posisi ketiga di Motegi, Minggu 3 Oktober 2010. Lorenzo mengkritik Rossi karena bersaing sangat agresif untuk seorang rekan setim. Terlebih rider asal Spanyol itu sedang dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP.

Jarvis mengaku Yamaha sudah mengambil keputusan bahwa pertarungan antara Rossi dan Lorenzo seperti di Motegi tidak akan terjadi lagi musim ini.

"Lorenzo tidak meminta hukuman untuk Valentino, tapi dia protes dan tim setuju bahwa mereka tidak ingin melihat rider mereka bersaing secara agresif musim ini, terutama ketika dua gelar dipertaruhkan. Hati saya berdetak kencang saat balapan," ujar Jarvis seperti dikutip Autosport, Senin 4 Oktober 2010.

"(Bos Yamaha Masao) Furusawa akan membahas masalah ini dengan Valentino. Kami tidak memberi team order di Yamaha, tapi ingin bertarung dengan hubungan timbal-balik. Rossi tahu Jorge belum pernah memenangkan gelar juara dunia, dan hal itu sangat kami pikirkan," tutup Jarvis.


sumber : VIVAnews

Rabu, 22 September 2010

Taufik Kandas Di Ronde Pertama


Taufik sempat unggul di game pertama namun kandas di game berikutnya.

Pebulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat, secara mengejutkan tumbang di babak pertama Jepang Super Series, Rabu 22 September 2010. Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Taufik kalah 18-21 23-21 21-19.

Pertandingan berlangsung alot selama 1 jam enam menit. Kedua pebulutangkis menyajikan reli-reli panjang yang tercatat berjumlah 123 kali. Taufik sebagai unggulan keempat hanya memenangi 61 di antaranya.

Sedangkan Sasaki yang berstatus non unggulan bisa merebut 62 dari 123 reli tesebut. Saling susul angka terjadi di dua game awal. Taufik sempat unggul di game pertama namun kandas di game berikutnya.

Di game penentuan, Taufik harus rela kalah dengan skor 19-21. Atas hasil ini, di nomor tunggal putra Merah Putih hanya bergantung pada pebulutangkis Alamsyah Yunus yang baru akan meladeni perlawanan Brice Leverdez dari Perancis.

Sedangkan Dionysius Hayom Rumbaka sudah mengalami nasib sama dengan Taufik. Dionysius kalah dari wakil China, Bao Chunlai, 21-14 21-10.

sumber : VIVAnews

Tunggal Putri Indonesia Langsung Habis


Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir mendapat bye ke babak kedua.

Tunggal putri Indonesia tidak bisa berbicara banyak di Jepang Super Series 2010 setelah Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti langsung keok di babak pertama, Rabu 22 September 2010.

Bermain di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Firdasari tidak bisa berbuat banyak saat ditekuk tunggal putri China Jiang Yanjiao 21-17 dan 23-21. Sedangkan Maria Febe harus mengakui keunggulan pemain Hong Kong Yip Pui Yin 21-17 dan 21-16.

Hasil ini memperpanjang prestasi buruk di tunggal putri setelah pekan lalu terpuruk di China Masters Super Series. Di China, Firdasari tumbang di babak pertama dan Maria Febe tersingkir di babak kedua

Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir mendapat bye ke babak kedua. Markis Kido/Lita Nurlits lolos ke babak kedua usai mengalahkan pasangan Jepang Hirokatsu Hashimoto/Mizuki Fujii 21-17 dan 22-20.

Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet menundukkan Patipat Chalardchaleam/Savitree Amitrapai 21-16 dan 22-20, sedangkan Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa menekuk Kenichi Hayakawa/Shizuka Matsuo 21-16 dan 21-14.

Di ganda putra, ada lima wakil Indonesia yang lolos ke babak kedua. Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan, Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya, M Ahsan/Bona Septano, Alvent Yulianto/Hendra Aprida dan Angga Pratama/Rian Agung Saputro lolos ke babak selanjutnya.

Tiga ganda putri Indonesia, Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni, Vita Marissa/Nadya Melati dan Meiliana Jauhari/Greysia Polii sukses ke babak kedua.

sumber : VIVAnews


Minggu, 19 September 2010

Stoner Rebut Kemenangan Perdana Musim Ini


Stoner tak memberikan kesempatan bagi pesaing-pesaingnya untuk mendahului sejak lap 1.

Pembalap Ducati, Casey Stoner berhasil tampil sebagai juara GP Aragon, Minggu, 19 September 2010. Ini merupakan gelar juara perdana bagi pembalap Australia itu pada balapan Moto GP musim 2010.


Stoner yang start dari posisi terdepan tidak memberikan kesempatan bagi rival-rivalnya untuk mendahului. Sejak lap pertama, Stoner terus memimpin jalannya lomba dan sukses mempertahankannya hingga garis finish.

Pedrosa sebenarnya sudah berusaha keras untuk mengalahkan Stoner. Mengawali lomba dari posisi ketiga, Pembalap Spanyol itu berhasil menggusur pembalap Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo dari posisi kedua.

Namun upaya Pedrosa untuk mencetak hattrick gagal. Hingga garis finish, pembalap Spanyol itu hanya mampu berada di urutan kedua.

Lorenzo justru harus berjuang keras untuk mempertahankan posisi podium. Sayang, pada lap ke-20, pimpinan klasemen pembalap tersebut tak mampu mempertahankan posisinya.

Pembalap Ducati lainnya, Nicky Hayden berhasil menggusurnya dari posisi ketiga dan mempertahankannya hingga garis finish. Di belakang Lorenzo, yakni di posisi kelima menyusul pembalap Yamaha Tech 3, Ben Spies.

Sedangkan pembalap Fiat Yamaha lainnya, Valentino Rossi harus puas berada di posisi ke-6. Hasil yang lumayan bagi Rossi yang baru saja pulih dari cedera patah kaki yang dideritanya.

Pos Pembalap Tim Waktu
1. Casey Stoner Ducati 42m16.530s
2. Dani Pedrosa Honda + 5.148s
3. Nicky Hayden Ducati + 9.496s
4. Jorge Lorenzo Yamaha + 9.580s
5. Ben Spies Tech 3 Yamaha + 13.771s
6. Valentino Rossi Yamaha + 27.330s
7. Marco Simoncelli Gresini Honda + 28.511s
8. Alvaro Bautista Suzuki + 35.254s
9. Marco Melandri Gresini Honda + 35.393s
10. Aleix Espargaro Pramac Ducati + 35.467s
11. Hector Barbera Aspar Ducati + 35.522s
12. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 45.360s
13. Hiroshi Aoyama Interwetten Honda + 48.319s
14. Mika Kallio Pramac Ducati + 58.047s

Gagal Finish
Andrea Dovizioso Honda 22 laps
Randy de Puniet LCR Honda 15 laps

• VIVAnews

Hayden Kuasai Pemanasan Aragon


Casey Stoner tidak ngotot di sesi pemanasan dan hanya menyelesaikan enam lap.

Nicky Hayden menjadi yang tercepat pada pemanasan MotoGP Aragon, Minggu 19 September 2010. Rider Ducati ini mengalahkan Dani Pedrosa kedua dan Jorge Lorenzo ketiga.

Sempat lambat di awal pemanasan, Hayden sukses menyodok di detik-detik terakhir sesi selama 20 menit itu. 11 lap diselesaikan rider asal Amerika Serikat ini dan meraih catatan waktu terbaik 1 menit 50,339 detik.

Rider Repsol Honda Dani Pedrosa berada di posisi kedua kalah 0,023 detik, disusul duo FIAT Yamaha Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Rider Gresini Honda Marco Simoncelli ada di posisi kelima.

Casey Stoner, yang meraih pole di Aragon, tidak terlalu ngotot pada sesi pemanasan dan berada di posisi keenam setelah hanya menyelesaikan enam lap. Hasil sepuluh besar di sesi pemanasan dilengkapi oleh Andrea Dovizioso, Aleix Espargaro dan Mika Kallio.

Balapan sendiri akan berlangsung beberapa jam lagi tepatnya pukul 19.00 WIB.

Hasil Pemanasan MotoGP Aragon:

1. Nicky Hayden Ducati 1m50.339 detik 11 lap
2. Dani Pedrosa Honda 1m50.362d +0.023 10
3. Jorge Lorenzo Yamaha 1m50.464d +0.125 10
4. Valentino Rossi Yamaha 1m50.687d +0.348 11
5. Marco Simoncelli Gresini Honda 1m50.760d +0.421 10
6. Casey Stoner Ducati 1m50.806d +0.467 6
7. Andrea Dovizioso Honda 1m50.896d +0.557 11
8. Aleix Espargaro Pramac Ducati 1m51.090d +0.751 11
9. Mika Kallio Pramac Ducati 1m51.272d +0.933 11
10. Alvaro Bautista Suzuki 1m51.273d +0.934 11
11. Marco Melandri Gresini Honda 1m51.342d +1.003 11
12. Hector Barbera Aspar Ducati 1m51.415d +1.076 9
13. Ben Spies Tech 3 Yamaha 1m51.437d +1.098 10
14. Hiroshi Aoyama Interwetten Honda 1m51.660d +1.321 11
15. Randy de Puniet LCR Honda 1m52.308d +1.969 8
16. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m52.498d +2.159 10

sumber : VIVAnews

Rossi: Podium di Aragon Cukup Sulit


Rossi akan menggunakan pemanasan di Aragon untuk memperbaiki kecepatan M1.


Valentino Rossi mengharapkan balapan yang sulit untuk bisa meraih podium di MotoGP Aragon, Minggu 19 September 2010, setelah start dari posisi tujuh.

Setelah meraih posisi ketiga di MotoGP San Marino, Rossi kembali menargetkan podium di Aragon. Namun, The Doctor sepertinya harus bekerja keras untuk memenuhi targetnya setelah harus start berada di posisi ketujuh.

Rossi mengalami kesulitan untuk bersaing dengan rider-rider top lainnya di babak kualifikasi kemarin, Sabtu 18 Agustus 2010. Bahkan FIAT Yamaha lebih banyak berkutat dengan setelan motor saat babak kualifikasi berlangsung.

Cedera bahu semakin mempersulit Rossi saat mengerem dan enam kali juara dunia MotoGP ini sadar harus bekerja keras jika ingin kembali meraih podium di Aragon.

"Sekarang kami harus memulai balapan dari baris ketiga dan awal balapan akan sangat penting karena saya harus memperbaiki posisi saya dan terus bersama pimpinan balapan," ujar Rossi seperti dikutip Autosport.

"Kami punya beberapa ide dan kami akan menggunakan pemanasan untuk menemukan cara untuk memperbaiki kecepatan. Ini akan jadi balapan yang panjang, tapi kami akan memberikan yang terbaik," tutup Rossi.

sumber : VIVAnews

Selasa, 14 September 2010

Yamaha: Rossi Harus Hormati Kontrak


Bos Yamaha, Masao Furusawa, secara pribadi tidak ingin menghalangi keinginan Valentino Rossi untuk melakukan tes bersama Ducati di Sirkuit Valencia, 9 November 2010.

Rossi memang sudah sepakat bergabung dengan Ducati musim depan, namun juara dunia MotoGP enam kali ini baru bisa meninggalkan FIAT Yamaha di akhir tahun.

Padahal pihak Ducati sudah mempersiapkan tes untuk Rossi usai seri terakhir MotoGP musim ini di MotoGP Valencia, 9 November 2010 mendatang. Alhasil Rossi tidak bisa mengikuti tes tersebut.

Furusawa, yang menjadi salah satu kunci sukses Rossi selama di Yamaha, menegaskan secara pribadi dirinya mempersilakan The Doctor untuk melakukan tes bersama Ducati. Namun, Furusawa mengaku Rossi terbentur dengan masalah kontrak.

"Dari sisi kontrak, dia (Rossi) tidak diperbolehkan melakukan tes usai di Valencia. Ini bukan hanya soal Valentino dan Yamaha, kami punya banyak sponsor dan kontrak, jadi sangat sulit untuk meyakinkan semua pihak yang terlibat. Sulit untuk mengizinkan Valentino melakukan tes di Valencia," ujar Furusawa seperti dikutip MCN, Senin 13 September 2010.

"Saya pribadi, saya fans Valentino dan saya ingin melepas dia ke Ducati usai Valencia. Tapi, untuk saat ini saya tidak bisa mengatakan apa pun," tutup Furusawa.

Rio, Pebalap Indonesia Pertama Jajal F1


Pebalap Indonesia, Rio Haryanto (17), berhasil memenangi hadiah paling prestisius dalam Formula Motorsport Junior Tunggal, yaitu test drive dalam Virgin Racing VR-01 Formula 1.

Dalam siaran pers Virgin Racing Media pada hari Minggu (12/9/2010) disebutkan, hadiah ini ditawarkan oleh tim Virgin Racing pada awal musim kepada para pebalap yang memperoleh angka tertinggi di GP3 Series dalam Manor Racing.

Rio masuk ke GP3 Series setelah mendominasi kejuaraan Formula BMW Pacific 2009. Ia mengantongi 11 kemenangan serta melanjutkan kemenangan pada tahun 2010 ini di Turki dan naik ke podium beberapa kali.

Virgin Racing menyatakan sangat gembira dan menyampaikan selamat kepada Rio Haryanto. Tim menunggu Rio menjajal mobil F1. Tes ini akan dilakukan pada akhir musim F1.

Selasa, 07 September 2010

Penghormatan Rider MotoGP untuk Tomizawa


11 rider MotoGP ungkapkan penghormatan mereka untuk Tomizawa.

Kematian rider Moto2 Shoya Tomizawa di MotoGP San Marino menjadi pukulan telak bagi dunia MotoGP. Sejumlah rider MotoGP mengungkapkan penghormatan terhadap Tomizawa.

Tomizawa meninggal di Rumah Sakit Riccione setelah mengalami kecelakaan hebat di Misano. Rider 19 tahun itu dua kali terlindas oleh Alex de Angelis dan Scott Redding setelah sebelumnya terjatuh dari motor.

Ini adalah kematian pertama pada ajang MotoGP sejak meninggalnya Daijiro Kato pada 2003, dan sebagai salah satu bentuk penghormatan Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi tidak merayakan podium mereka di Misano.

Usai balapan di Misano, sejumlah rider MotoGP mengungkapkan penghormatan mereka terhadap rider asal Jepang itu. Berikut sejumlah penghormatan yang diutarakan rider MotoGP.

Jorge Lorenzo:

"Benar-benar sangat disayangkan, karena Shoya anak yang baik dan rider yang kuat. Saya sangat sedih dan ingin mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga dan teman-temannya. Ketika hal seperti ini terjadi, hal lainnya menjadi tidak penting."

Valentino Rossi:

"Saya ucapkan belasungkawa untuk Shoya karena dia rider yang kuat, tapi di atas segalanya dia sangat 'sympatico'. Dia sangat lucu, selalu senyum dan selalu mengucapkan hal-hal yang bagus kepada orang lain. Dia rider muda dengan karir luar biasa di depannya, jadi kami semua sangat sedih."

Casey Stoner:

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Tomizawa, keluarga dan semua yang bekerja dengannya. Peristiwa ini sungguh buruk dan membuat saya tidak bisa berkata-kata. Suatu kenikmatan bisa melihat dia membalap dan sebetulnya saya menunggu dia meraih karir hebat."

Nicky Hayden:

"Saya sangat sedih, kami kehilangan dua pembalap dalam dua pekan (sebelumnya Peter Lenz meninggal di Indianapolis). Pikiran saya tertuju kepada keluarganyadan timnya, tapi seluruh paddock terpukul atas tragedi ini. Di akhir balapan, kita semua menjadi saudara. Kami sudah kehilangan anak dengan talenta luar biasa dan kepribadian luar biasa. Saya suka gayanya membalap, determinasinya dan senyum yang selalu dikeluarkannya."

Ben Spies:

"Saya ingin mengekspresikan kesedihan saya atas meninggalnya Shoya Tomizawa. Belasungkawa saya untuk keluarga dan sahabatnya. Ini kehilangan lainnya bagi olahraga kami."

Colin Edwards:

"Hasil balapan tidak jadi artinya ketika Anda mendengar kabar mengenai Tomizawa. Belasungkawa saya untuk keluarganya dan sahabat di masa-masa sulit ini."

Loris Capirossi

"Saya ingin mengutarakan belasungkawa untuk keluarga Tomizawa. Ini tragedi hebat dan sesuatu yang tidak ingin Anda dengar."

Alvaro Bautista

"Ketika kami menyelesaikan balapan, saya mendengar kabar mengenai Tomizawa dan saya turut berduka atas kejadian ini untuk semua keluarganya. Ini hari yang menyedihkan bagi semua rider. Saya yakin dia akan selalu bersama kami dan saya harap dia mendapat tempat yang lebih baik."

Randy de Puniet

"Saya tidak ingin berbicara mengenai saya dan balapan. Pekan ini berakhir dengan cara yang buruk. Pikiran saya untuk Shoya dan keluarganya."

Aleix Espargaro

"Tidak ada yang bisa dikatakan di hari kejadian seperti ini. Salah satu anggota keluarga kami telah pergi."

Mika Kallio

"Ini hari yang sangat menyedihkan, untuk semuanya."

sumber : VIVAnews

Kematian Tomizawa, Stoner Salahkan Sirkuit


Stoner menilai susunan sirkuit membuat rider semakin berani saat di tikungan.

Jika pihak MotoGP dan Valentino Rossi memastikan kecelakaan yang menimpa Shoya Tomizawa bukan karena buruknya keselamatan di Sirkuit Misano, Casey Stoner justru berpikir sebaliknya.

Pihak MotoGP menampik jika keselamatan Sirkuit Misano menjadi penyebab kematian rider Moto2, Shoya Tomizawa, di MotoGP San Marino, Minggu 5 September 2010. Sulit bagi Alex de Angelis dan Scott Redding untuk tidak menabrak Tomizawa dengan kecepatan mencapai 230 km/jam.

Pernyataan senada dilontarkan rider FIAT Yamaha Valentino Rossi yang menganggap kematian Tomizawa murni karena kecelakaan dan bukan karena keselamatan yang buruk di Misano. Rossi menilai Tomizawa meninggal bukan karena menabrak tembok atau dinding pembatas.

Anehnya, Stoner justru menganggap peristiwa naas yang menimpa Tomizawa karena kondisi trek Misano. Stoner menyalahkan penempatan tarmac di pinggiran trek dan rumput buatan justru membuat seorang rider semakin nekad saat membelok.

"Ekstra tarmac memberi semua rider perasaan lebih bahwa mereka bisa melintas sirkuit secara berlebihan dan kembali ke trek. Ini menggelikan, rider menjadi terlalu percaya diri dan tanpa takut mereka membalap," ujar Stoner seperti dikutip Sydney Morning Herald, Senin 6 September 2010.

"Rumput buatan bukan hal terbaik, tapi jika rumput sungguhan atau tanah sungguhan, rider tidak akan memaksa terlalu jauh. Saya melihat jalannya balapan dan hal seperti ini bisa terjadi. Sebelum balapan hal seperti itu tidak ada dalam pikiran saya, tapi Anda tidak tahu apa yang akan terjadi."

Stoner sendiri heran balapan tidak berhenti ketika kecelakaan itu terjadi. "Balapan harusnya berhenti, Anda bisa lihat di televisi ini adalah kecelakaan yang tidak bisa Anda anggap enteng. Tomizawa adalah rider masa depan, dan itu sangat mengecewakan," kilah Stoner.

sumber : VIVAnews

Tabrak Tomizawa, Redding Hanya Luka Ringan


Redding bersama Alex de Angelis menghantam pembalap Jepang Shoya Tomizawa.

Meski mengalami kecelakaan hebat, pembalap Moto2 Scott Redding lolos dengan luka ringan. Padahal dari tayang ulang terlihat Redding terlempar dari atas motornya hingga ke pinggir lintasan.

"Kecelakaan Scott termasuk luar biasa, kami sangat bersyukur satu-satunya cedera yang dia dapat adalah luka gores di punggungnya," kata bos tim Marc VDS yang menaungi Redding seperti dilansir MCN, Selasa 7 September 2010.

Redding bersama Alex de Angelis menghantam pembalap Jepang Shoya Tomizawa, Minggu 5 September 2010. Redding melindas Tomizawa yang lebih dulu juga dilindas oleh de Angelis.

Fatalnya kecelakaan membuat Tomizawa tewas dalam perawatan di rumah sakit. Pembalap 19 tahun itu menderita cedera di bagian kepala, dada, dan perut.

"Kami sangat sedih dengan kabar Shoya Tomizawa meninggal akibat cedera yang dideritanya di kecelakaan Moto2," tambah bos Redding.

sumber : VIVAnews

visit globe